Demikian disampaikan Sekretaris GP Anshor DKI Jakarta, Saiful R Dasuki, saat berbincang-bincang dengan detikcom melalui telepon, Kamis (2/4/2009).
"Kita sudah cek, tidak ada kader GP Anshor yang terlibat dalam demo tersebut. Hanya ada oknum yang memanfaatkan organisasi kita," ujar Saiful.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Soalnya ini menyangkut nama organisasi kita yang dipakai. Jika tidak segera diklarifikasi, kami khawatir ada gesekan di bawah," ungkap Saiful.
Seperti diketahui, Senin 30 Maret, lalu ratusan orang yang menamakan diri Forum Kebangsaan Pemuda Indonesia (FKPI) melakukan unjuk rasa menolak keberadaan Buddha Bar. Mereka menilai, restoran tersebut sudah melecehkan umat Buddha.
Para demonstran mengaku mereka berasal dari berbagai organisasi antara lain, Hikmah Budi, PMII, GP Anshor, IPNU, IPPNU, KMHDI, dan umat Buddha se Jabodetabek. Massa melakukan aksi di sejumlah tempat, seperti DPRD DKI, Balai Kota DKI, dan Kedutaan Besar Prancis.
(djo/yid)











































