Korut Ancam Serang Jepang

Korut Ancam Serang Jepang

- detikNews
Kamis, 02 Apr 2009 16:11 WIB
Korut Ancam Serang Jepang
Pyongyang - Militer Korea Utara (Korut) mengancam akan menyerang "target-target besar" di Jepang. Serangan itu akan dilakukan jika Jepang mencoba menembak jatuh satelit yang akan diluncurkan Korut dalam waktu dekat ini.

"Jika Jepang dengan ceroboh 'mencegat' satelit DPRK (Korut) untuk tujuan damai, KPA dengan tanpa ampun akan memberikan pukulan mematikan bukan hanya pada alat-alat pencegat yang telah dikerahkan, tapi juga pada target-target besar," demikian statemen militer Korut, Korean People's Army (KPA) seperti dilansir AFP, Kamis (2/4/2009).

Negeri komunis itu bersikeras bahwa tak ada yang berhak menghalangi rencananya untuk meluncurkan satelit komunikasi yang kemungkinan dilakukan antara 4-8 April. Peluncuran satelit itu dikatakan Korut sebagai program ruang angkasa biasa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun menurut AS dan negara-negara sekutu AS, peluncuran satelit itu merupakan trik Korut untuk melakukan uji coba rudal jarak jauh. Secara teoritis, rudal balistik Taepodong-2 itu bisa menjangkau wilayah Alaska atau Hawaii di AS. Karena itu AS dan sekutu menentang keras rencana peluncuran tersebut.

Menurut pejabat senior militer AS, Korut hari ini telah mulai mengisi bahan bakar ke roketnya. Ini diartikan bahwa Korut telah dalam tahap akhir untuk peluncuran roket.

Jepang dan AS telah mengerahkan alat penghancur rudal Aegis untuk memonitor peluncuran tersebut. Korea Selatan (Korsel) juga kabarnya telah mengirimkan Aegis.

AS dan sekutu telah sepakat untuk merespons dengan tegas atas peluncuran tersebut. "Apakah itu satelit atau rudal, teknologinya tetap sama," kata Menteri Pertahanan Korsel Lee Sang-Hee.

"Bahkan jika itu satelit, teknologi di belakangnya bisa dialihkan untuk penggunaan pada rudal. Itu pandangan Korsel dan AS," imbuhnya.

Korut sebelumnya telah mengingatkan bahwa setiap upaya pencegatan roket berarti perang.

(ita/iy)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads