Palestina Kecam Menlu Israel

Palestina Kecam Menlu Israel

- detikNews
Kamis, 02 Apr 2009 15:32 WIB
Palestina Kecam Menlu Israel
Yerusalem - Sikap Menlu Israel Avigdor Lieberman yang menolak upaya damai dengan Palestina menuai kecaman dari otoritas Palestina.

Otoritas Palestina mengingatkan bahwa Lieberman merupakan penghalang bagi perdamaian. Palestina juga mendesak komunitas internasional untuk mendesak Israel agar menghormati komitmen lamanya.

"Menteri ini penghalang bagi perdamaian. Dia lebih dulu akan membahayakan Israel," kata Yasser Abed Rabbo, asisten Presiden Palestina Mahmoud Abbas seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (2/4/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tak ada yang mewajibkan kami berurusan dengan orang rasis yang berbahaya bagi perdamaian seperti Menlu Israel Lieberman," imbuhnya.

Sikap keras Lieberman ini bertolak belakang dengan mantan Menlu Israel Tzipi Livni yang mendukung upaya damai dengan Palestina.

Sikap keras Lieberman ini sejalan dengan kebijakan Perdana Menteri (PM) Israel yang baru, Benjamin Netanyahu yang tidak mendukung adanya solusi dua negara: Israel dan Palestina. Menurut Netanyahu, perekonomian Palestina harus membaik lebih dulu sebelum membicarakan pembentukan negara Palestina.

Otoritas Palestina telah menyambut dingin terbentuknya pemerintahan baru Israel. Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan, Netanyahu "tidak percaya akan perdamaian". Karena itu dia mendesak komunitas internasional untuk menekan Israel.

"Benjamin Netanyahu tidak pernah percaya pada solusi dua negara atau menerima kesepakatan-kesepakatan yang telah diteken," kata Abbas pada kantor berita Palestina.

Sikap pemerintahan baru Israel ini jelas bertentangan dengan sikap pemerintah AS. Pemerintahan Bush sejak lama mendukung pembentukan negara Palestina. Kebijakan Bush itu juga didukung oleh pemerintahan Presiden Barack Obama. (ita/iy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads