Massa datang ke kantor KPU sekitar pukul 13.30 WIB, Kamis (2/4/2009). Mereka datang menggunakan mobil angkot dan pribadi.
Pendemo yang berasal dari keluarga korban kekerasan ini lantas menggelar orasi di depan kantor KPU. Mereka memakan sebagian badan jalan sehingga mengakibatkan Jl Imam Bonjol arah ke Bundaran HI tersendat cukup parah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam tuntutannya, massa yang terdiri dari korban kekerasan 1965, tragedi Semanggi, Trisakti, korban penculikan zaman Orba dan korban penggusuran, menyerukan agar rakyat tidak memilih politisi busuk yang melanggar HAM.
Menurut pendemo, dari para kontestan politik saat ini sebagian adalah para pelaku kekerasan di zaman Orba.
"Jangan pilih politisi busuk. Jangan pilih pelanggar HAM!" teriak salah satu pendemo dengan pengeras suara dan langsung disambut pekik sorak massa.
Sebagai simbolisasi, mereka memasukkan kertas suara ke dalam kotak suara yang mereka sebut sebagai kertas busuk dan kotak suara busuk.
Menurut mereka, kertas busuk dan kotak suara busuk itu menghasilkan para politisi busuk. Karena itu, mereka mengimbau rakyat berhati-hati dalam memilih pilihan.
Hingga pukul 14.05 WIB, mereka bergerak ke Bundaran HI. Belum diketahui apakah demo akan berlanjut ke sana.
(nik/nrl)











































