Bau Bangkai, Sekolah TK Disemprot Desinfektan

Tragedi Situ Gintung

Bau Bangkai, Sekolah TK Disemprot Desinfektan

- detikNews
Kamis, 02 Apr 2009 12:53 WIB
Bau Bangkai, Sekolah TK Disemprot Desinfektan
Jakarta - Bau anyir menusuk hidung saat menyambangi sejumlah sekolah TK di Situ Gintung, Tangerang, Banten. 3 TK pun disemprot desinfektan pascabencana air bah yang menewaskan 100 jiwa itu.

5 Orang dari Bulan Sabit Merah (Red Cressent) Indonesia sibuk menyemprotkan desinfektan secara bergilir di TK Santosa, TK Pambudi Luhur, dan TK Islam Assalam.

Kondisi TK Santoso masih kokoh berdiri. Demikian pula dengan bangunan TK Pambudi Luhur. Namun TK Islam Assalam hancur karena terletak dekat aliran yang dilewati air bah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat penyemprotan, siswa-siswi dipulangkan lebih awal sekitar pukul 12.00 WIB. Biasanya, mereka pulang sekitar pukul 15.00 WIB.

TK Santosa mendapat giliran pertama disemprot cairan antiseptik itu. Pengamatan detikcom, Kamis (2/4/2009), sekolah yang sempat terendam lumpur itu sudah dibersihkan.

Sekolah TK Santosa terdiri dari 5 kelas. Siswanya berjumlah 89 orang dengan 9 guru. Sekolah seluas setengah lapangan sepakbola ini berada tepat di samping kuburan. Di tempat itulah, banyak ditemukan korban tewas dan 'bangkai' mobil yang dihempas air bah. Bau anyir masih menyergap di sekolah itu.

"Sekolah kami dikelilingi daerah yang hancur terkena air bah Situ Gintung. Bau bangkainya sangat terasa. Saya khawatir kalau udaranya kotor nanti menimbulkan penyakit bagi anak didik saya," kata Kepala Sekolah TK Santosa, Marzuhro (43).

Marzuhro lantas meminta bantuan Red Cressent untuk melakukan penyemprotan desinfektan. Selain bau bangkai, kata Marzuhro, sekolahnya banyak ditemukan serangga dan ular.

"Dengan penyemprotan saya harap dapat menyelamatkan siswa saya dari penyakit. Itu tanggung jawab saya kepada anak didik saya," ujarnya.

(aan/iy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads