5 Orang dari Bulan Sabit Merah (Red Cressent) Indonesia sibuk menyemprotkan desinfektan secara bergilir di TK Santosa, TK Pambudi Luhur, dan TK Islam Assalam.
Kondisi TK Santoso masih kokoh berdiri. Demikian pula dengan bangunan TK Pambudi Luhur. Namun TK Islam Assalam hancur karena terletak dekat aliran yang dilewati air bah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
TK Santosa mendapat giliran pertama disemprot cairan antiseptik itu. Pengamatan detikcom, Kamis (2/4/2009), sekolah yang sempat terendam lumpur itu sudah dibersihkan.
Sekolah TK Santosa terdiri dari 5 kelas. Siswanya berjumlah 89 orang dengan 9 guru. Sekolah seluas setengah lapangan sepakbola ini berada tepat di samping kuburan. Di tempat itulah, banyak ditemukan korban tewas dan 'bangkai' mobil yang dihempas air bah. Bau anyir masih menyergap di sekolah itu.
"Sekolah kami dikelilingi daerah yang hancur terkena air bah Situ Gintung. Bau bangkainya sangat terasa. Saya khawatir kalau udaranya kotor nanti menimbulkan penyakit bagi anak didik saya," kata Kepala Sekolah TK Santosa, Marzuhro (43).
Marzuhro lantas meminta bantuan Red Cressent untuk melakukan penyemprotan desinfektan. Selain bau bangkai, kata Marzuhro, sekolahnya banyak ditemukan serangga dan ular.
"Dengan penyemprotan saya harap dapat menyelamatkan siswa saya dari penyakit. Itu tanggung jawab saya kepada anak didik saya," ujarnya.
(aan/iy)











































