Pantauan detikcom, bus tiga perempat SIM & STNK keliling Polda Metro Jaya datang dan langsung membuka 'warung' di tempat pengungsian sementara, halaman Universitas Muhammadiyah Jakarta, Jl KH Ahmad Dahlan, Ciputat, Tangerang, Kamis (2/4/2009) pukul 09.30 WIB.
"Bagi korban Situ Gintung, kami memberikan kemudahan untuk mengurus dokumen SIM, STNK dan BPKB yang baru sesuai dengan persyaratan-persyaratan yang telah ditetapkan. Karena ini bencana, maka kami tidak menerapkan prosedur standar," ujar petugas Seksi SIM, STNK dan BPKB ditlantas Polda Metro Jaya Iptu Yunizar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini untuk menghindari pemalsuan surat-surat keterangan kendaraan bermotor," imbuh dia.
Sedangkan untuk pengurusan SIM, syaratnya hanya menunjukkan KTP dan Kartu Keluarga. Yunizar berjanji tak butuh waktu lama mengurus SIM, karena akan jadi pada hari itu juga.
Pelayanan ini akan berlangsung selama sepekan. Namun jika masih ada korban yang membutuhkan maka masanya akan diperpanjang.
"Jika nanti relokasi pengungsi sudah jadi, kemungkinan kami akan mendatangi tempat-tempat pegungsi," jelas Yunizar.
(nwk/nrl)











































