Keluarga David Merasa Pemerintah Buang Muka

Mahasiswa RI Tewas di NTU

Keluarga David Merasa Pemerintah Buang Muka

- detikNews
Kamis, 02 Apr 2009 07:30 WIB
Keluarga David Merasa Pemerintah Buang Muka
Jakarta - Satu bulan sudah David Hartono Widjaja, mahasiswa Indonesia di kampus Nanyang Technology University (NTU) Singapura tewas. Hingga saat ini penyebab kematiannya pun masih misterius, pihak keluarga yang berupaya mencari fakta sesungguhnya atas kematian David merasa diacuhkan oleh Pemerintah Indonesia.

"Pemerintah kayak buang muka. Kalau bukan saya, ini terjadi pada diri anda, pasti perasaannya sama, sedih kecewa itu pasti," ujar Ayah David, Hartono Widjaja kepada detikcom, Kamis (2/4/2009).

Menurut Hartono, sejumlah upaya untuk mengetahui penyebab kematiannya sudah dia lakukan, namun baik pihak Departemen Luar Negeri maupun kepolisian seperti tidak serius untuk membantu. Sementara itu Hartono juga membenarkan hasil otopsi jenazah anaknya akan keluar hari ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya belum tahu, janjinya (Kepolisian Singapura) hari ini karena sudah 1 bulan. Polisi Singapura akan menyampaikannya lewat KBRI," kata Hartono.

Terkait pernyataan saksi, bahwa David mengatakan 'should i jump?' sesaat sebelum tewas, Hartono mengaku belum pernah dengar. Tetapi terhadap keterangan 'they want to kill me' Hartono mengakuinya.

"Itu sudah saya dengar," ucapnya.

Penyebab kematian David memang masih menjadi misteri. Beberapa keterangan ada yang manyatakan David melakukan aksi bunuh diri setelah membunuh dosen pembimbingnya. Namun ada juga yang mengatakan, sesungguhnya David adalah korban pembunuhan.

Salah satunya adalah terdengarnya teriakan "they want to kill me!" oleh seorang office boy NTU sesaat sebelum David ditemukan tewas. (ddt/mok)


Berita Terkait