Tingkatkan Hubungan Bilateral, Menlu RI ke Swedia

Tingkatkan Hubungan Bilateral, Menlu RI ke Swedia

- detikNews
Kamis, 02 Apr 2009 02:22 WIB
Tingkatkan Hubungan Bilateral, Menlu RI ke Swedia
Stockholm - Menlu RI Hassan Wirajuda akan mengadakan kunjungan ke Swedia selama 2 hari (3-4/4/2009). Kunjungan ini sangat strategis menjelang Swedia memangku jabatan Presidensi Uni Eropa.

Kunjungan bilateral Menlu RI tersebut sebagai kunjungan balasan setelah Menlu Swedia mengunjungi Indonesia pada April 2008, demikian Koordinator Fungsi Pensosbud KBRI Stockholm Dody Kusumonegoro melalui siaran pers yang diterima detikcom malam ini atau Kamis (2/4/2009).

Kunjungan itu juga merupakan kunjungan pertama resmi tingkat Menteri Luar Negeri Indonesia ke Swedia sejak beberapa puluh tahun terakhir. Indonesia dan Swedia membuka hubungan diplomatik sejak tahun 1952.

Pada kunjungan ini, Menlu Wirajuda akan mengadakan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Carl Bildt, Menteri Perdagangan Ewa Björling dan ketua Parlemen Swedia Per Westberg.

Selain itu, Menlu RI juga dijadwalkan akan mengadakan joint press conference dengan Menlu Swedia dan wawancara dengan harian surat kabar utama Swedia DN (Dagens Nyheter) dan Stasiun Televisi Nasional Swedia, SVT, serta pertemuan dengan masyarakat Indonesia di Stockholm.

Pertemuan dengan berbagai pihak tersebut akan membahas upaya peningkatan kerjasama bilateral  di berbagai bidang, di antaranya pemajuan HAM dan demokrasi, kerjasama  pengembangan proyek waste refinery, perdagangan dan investasi, serta pendidikan.

Meningkat

Hubungan bilateral Indonesia-Swedia semakin meningkat sejak penempatan Duta Besar RI untuk Swedia pada akhir tahun 2006 setelah hampir 4 tahun kosong.

Perkembangan positif dalam hubungan Indonesia-Swedia ditandai dengan terbentuknya Dialog HAM dan Forum Konsultasi Bilateral antara kedua negara pada tahun 2008.

Dengan adanya kedua Forum ini diharapkan kerjasama antara kedua negara dapat berlangsung secara lebih intensif dan efektif, sehingga manfaat kongkritnya dapat dirasakan secara langsung oleh Indonesia.

Swedia mulai tanggal 1 Juli 2009 akan memangku jabatan Presidensi Uni Eropa dan diharapkan pada masa Presidensi tersebut dapat meningkatkan kerjasama antara negara-negara UE dan Indonesia, baik yang berkaitan dengan pembangunan di Indonesia maupun dalam posisi bersama mengenai berbagai isu regional dan internasional.

Selain itu diharapkan Swedia dapat membantu upaya Indonesia agar UE dengan segera dapat mencabut larangan terbang bagi maskapai penerbangan nasional ke wilayah ini.
(es/es)


Berita Terkait