Peristiwa memalukan ini berawal saat pemuda gaul yang mengendarai
mobil Mazda bernopol B 8451 CL membeli bensin di SPBU di Jalan Satrio, Setiabudi, Kuningan, Jakarta Selatan pada Rabu (1/4/2009) dini hari.
Usai tangki mobilnya diisi penuh bensin, Geri pura-pura masuk mobil guna mengambil uang. Tapi bukannya membayar, Geri langsung tancap gas dan kabur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Geri langsung diteriaki maling oleh penjaga SPBU, Agung (21). "Langsung saya teriak, maling...maling," kata Agung.
Diteriaki maling, Geri bukannya melambatkan laju kendaraannya tapi justru semakin kencang memacu mobilnya. Alhasil, beberapa tukang ojek pun ikut mengejar. Merasa dikejar banyak warga, Geri langsung belok ke arah Mega Kuningan lantas masuk ke Wisma Rajawali.
"Waktu itu ada polisi patroli. Langsung tempat parkir di gedung disisir polisi dan warga," ujar salah seorang tukang ojek Amir (25) yang biasa mangkal di kawasan Kuningan.
Setelah dikepung warga 5 menit, Geriย keluar gedung dengan tangan diangkat di atas. Seraya menahan malu, Geri langsung menyerahkan Blackberrynya guna menghindar amukan massa.
Dalam kesempatan terpisah, Kapolsek Setia Budi, Kompol Aji Indra mengatakan kasus itu sudah diselesaikan secara kekeluargaan.
"Sudah diselesaikan secara kekeluargaan," kata Aji saat dihubungi wartawan.
(asp/aan)











































