"Iya, tepatnya pukul 15.00 WIB petugas datang untuk eksekusi," ujar Direktur Utama PT Petross Gas, Andhika A Hermanto, saat dihubungi wartawan, Rabu (1/4/2009).
Menurut Andhika, PT Petross Gas mempunyai tunggakan utang yang belum
dibayarkan kepada PGN sebesar Rp 10-11 miliar sejak 2008.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dihubungi terpisah, Kepala Badan Layanan Umum (BLU) TransJakarta (TransJ), Daryati Asrining Rini menegaskan, dengan adanya penghentian pasokan gas untuk 2 SPBG tersebut, pasokan gas untuk bus TransJ akan terganggu. "Jelas terganggu," kata Rini.
Oleh karenanya, menurut Rini, BLU telah mengantisipasinya dengan menggunakan BBG yang berada di tempat lain.
"Antisipasinya, pengisian BBG akan kita pindahkan ke Depo Daan Mogot di Jakarta Barat dan di Jalan Pemuda, Jakarta Timur. Saya sedang mengecek ke lapangan untuk mengoptimalkan pelayanan busway," jelasnya.
(fiq/nik)










































