"Itu rencana yang simpel," kata Marc-Antoine Audette, satu dari duo komedian yang dikenal sebagai Masked Righters of Wrongs. Keduanya mengaku menyamar sebagai asisten Presiden Prancis Nicolas Sarkozy yang waktu itu baru menjabat.
"Kami sangat terkejut karena mereka memberikan nomor direct ke Situation Room yang sangat rahasia, tempat presiden mengontrol pasukan AS di seluruh dunia," kata Audette seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (1/4/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dan akhirnya rekaman itu disiarkan oleh stasiun radio Kanada, 96.9 CKOI di Montreal guna menandai April Mop yang jatuh setiap 1 April.
Dalam rekaman yang sebagian disensor tersebut, salah seorang komedian meminta operator Gedung Putih untuk mentransfer ke Oval Office, guna melakukan pembicaraan telepon antara Sarkozy dan Bush. Namun ternyata Bush baru saja bicara dengan Sarkozy satu setengah jam lalu. Karena itu staf Gedung Putih pun bertanya kenapa Sarkozy ingin berbicara lagi dengan Bush.
"Saya sedang bersama dia (Sarkozy) saat ini dan dia ingin bicara dengan presiden untuk menyampaikan dukungan padanya," kata salah seorang komedian.
Pembicaraan pun sempat berlangsung beberapa menit. Komedian itu menjelaskan bahwa Sarkozy telah mengatakan pada pemimpin dunia lainnya bahwa dia mendukung Bush dan Sarkozy ingin bicara lagi dengan Bush soal itu.
Akhirnya staf Gedung Putih berkata, "Pak, silakan, Situation Room sudah tersambung." Komedian tersebut kemudian diminta untuk menelepon lagi dalam 15-20 menit karena staff harus memeriksa keberadaan Bush.
"Berapa nomor langsungnya?" tanya seorang komedian. "Pak, saya bisa berikan Anda nomor langsungnya. Anda siap? Ini nomor lokal DC (202)....," jawab staf tersebut.
(ita/iy)











































