"Dikarenakan gedung akan digunakan untuk perkuliahan mulai Senin," ujar manajer kantor regional III cabang Cengkareng Perum Perumnas, Faisal A Bahalwan di posko utama UMJ, Cireundeu, Tangerang, Banten, Rabu (1/4/2009).
Faisal mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mendirikan barak penampungan warga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Faisal, pembangunan itu berlangsung selama 15 hari. Target pertama untuk menampung semua pengungsi yang ada di UMJ.
Satu barak terdiri dari 10 unit kamar berukuran 4x8 meter untuk satu atau dua kepala keluarga. Setiap kamar akan dilengkapi dengan MCK. Bangunan barak tersebut bisa bertahan selama 3 tahun.
"(Untuk air bersih) Kita hanya membangun titik-titik saja setelah bangunan jadi, kita akan beritahu PLN dan PDAM untuk segera melakukan pengadaan air bersih," jelasnya.
(gus/iy)










































