Operasi yang dilakukan secara berkala tersebut dimaksudkan untuk mengamankan Afghanistan dari para pemeberontak yang selama ini mengganggu keamanan kawasan tersebut.
Operasi dilakukan sejak Senin 30 Maret lalu di Provinsi Uruzgan dan dilanjutkan pada malam harinya di provinsi tetangga yakni Helmand. Dua provinsi tersebut memang terkenal sebagai sarang para milisi Taliban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa senjata milisi Taliban seperti senapan, tank, serta beberapa amunisi disita oleh polisi.
Menurut kepala kepolisian Uruzgan, Mohammad Gulab, operasi ini diikuti oleh sekitar 150 tentara Afghanistan dengan bantuan tentara asing.
(anw/van)










































