"Kapal dengan 257 penumpang imigran tersebut tenggelam pada hari Minggu 29 Maret di perairan Libya. 23 Orang berhasil diselamatkan sdangkan 21 orang ditemukan tewas," ujar Kepala SAR setempat Laurence Hart seperti dikutip AFP, Selasa (31/3/2009).
Menurut sumber lain, korban tenggelam dalam kapal naas tersebut hingga mencapai 300 orang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Jenewa, UNHCR menyebut, warga Mesir, Tunisia dan Afrika berada dalam kapal itu. Kapal tersebut diduga tenggelam sekitar 30 kilometer dari Libya. Mereka diduga akan berlayar ke Benua Eropa untuk mencari suaka politik.
"Kita syok menerima laporan ratusan orang mencoba untuk berlayar ke Eropa dan hilang di perairan Libya," ujar juru bicara UNHCR, Ron Redmond.
(anw/anw)











































