Hama Serang Padi di Perbatasan Indonesia-Timor Leste

Hama Serang Padi di Perbatasan Indonesia-Timor Leste

- detikNews
Selasa, 31 Mar 2009 19:31 WIB
Denpasar - Serangan sporadis hama belalang kembara terjadi di perbatasan Indonesia, yaitu Kabupaten Belu, NTT, dan Timor Leste. Serangan ini mengkhawatirkan ketahanan pangan masyarakat di daerah tersebut.

Serangan hama belalang kembara ini terungkap pada acara Transboundary Cooperation on Migratory Locust Issues Between Indonesia-Timor Leste di Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur, Denpasar, Selasa (31/3/2009).

Acara yang difasilitasi Food Agriculture Organization (FAO) membuat kesepakatan kedua negara untuk menangani serangan hama belalang yang memakan padi dan jagung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bupati Belu Joachim Lopez menjelaskan, serangan hama belarang kembara ini telah merusak 416 hektar lahan tanaman padi dan 762 hektar lahan tanaman jagung. Sedangkan di Kabupaten Timor Tengah Utara juga telah merusak 110 hektar lahan padi dan 551 lahan jagung.

Kerusakan tersbeut sangat kecil dibandingkan dengan lahan padi Indonesia secara keseluruhan sebluas 12,5 juta hektar. Namun, serangan ini akan menggangu ketahanan pangan di daerah tersebut. Serangan hama ini sebelumnya telah terjadi di Indonesia sejak tahun 1973 di Sumba.

Hama belalang kembara juga menyerang Timor Leste, yaitu District Bobonaro-Timor Leste yang merupakan daerah perbatasan dengan Kabupaten Belu, Liquisa, Maliana, dan Ermera.

"Akibatnya petani takut menanam padi dan jagung dua tahun ke depan. Ini bermasalah bagi ketahanan pangan rakyat kami," ujar Direktur Pertanian Pangan dan Holtikultura Timor Leste Gil Ranger da Cruz.

Untuk mengatasi serangan hama tersebut, Dirjen Tanaman Pangan Departemen Pertanian Sutarto Ali Moesa mengatakan kedua negaraย  bekerja sama menanggulangi hama belalang kembara di wilayah perbatasan. Pemberantasan hama ini dilakukan dengan menggunakan bio pestisida, pemberdayaan petani, pengeloaan hama terpadu.

Man Ho So dari FAO Representatif Indonesia mengatakan pihaknya telah mengupayakan kerjasama untuk memonitor dan mengontrol serangan hama di kedua negara, terutama di areal perbatasan.

(gds/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads