Kepastian mengenai identitas korban diketahui setelah Tapa (17), salah satu anak korban, mengenalinya. Tapa langsung menangis histeris setelah tahu ibunya meninggal dengan cara yang mengenaskan. Selain Tapa, sejumlah kerabat korban juga ikut berdatangan ke lokasi kejadian.
Nuraini sehari-hari berprofesi sebagai pedagang pakaian di Pasar Baru. Saat kejadian, korban baru saja pulang ke rumahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Marullah, penjaga lintasan, mengatakan korban sudah diperingatkan agar berhenti saat kereta akan lewat. Namun korban terus saja berjalan kaki menyeberangi rel.
"Waktu itu alarm lintasan sudah berbunyi. Dia sudah diteriaki agar berhenti, tapi tetap saja jalan terus," tutur Marullah.
Saat ini jenazah wanita warga Gang Delima RT 4 RW 2, Kelurahan Duren Jaya, Bekasi Timur, itu sudah dibawa ke RSUD Bekasi.
(djo/djo)










































