"Kredit itu untuk beasiswa yang dicabut. Kan beasiswa semester akhir David memang dicabut, jadinya mesti bayar," ujar Hartono pada wartawan usai melaporkan kematian anaknya ke Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (30/4/2009).
Menurut Hartono, kala itu dia menyambut baik penawaran itu. Apalagi kredit tersebut diangsur tanpa bunga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soal laporan terkait kematian anaknya, Hartono mengatakan polisi belum mau menerima laporannya. Polisi masih akan menimbang-nimbang laporan ayah mahasiswa semester akhir NTU ini.
"Tadi saya diterima sama Parman, dia bilang pimpinannya sedang tidak ada. Dia mau pelajari dulu laporan saya," ujar Hartono.
Menurut Hartono, petugas kepolisian di Bareskrim Polri itu menjanjikan menghubungi dia kembali untuk memastikan laporan diterima atau ditolak. "Diterima atau tidak, dia nanti akan kabari saya," imbuh dia.
(nik/nrl)











































