Para penyerang bertopeng tersebut bersenjatakan granat dan senapan. Sebagian dari mereka memakai seragam polisi. Mereka mendadak masuk ke akademi polisi di Manawan, dekat Lahore dan melancarkan tembakan. Pasukan keamanan pun membalas tembakan. Adu senjata terjadi selama sekitar 5 jam.
"Jumlah yang tewas setidaknya 20 orang," kata pejabat kepolisian Amjad Ahmad kepada kantor berita AFP, Senin (30/3/2009). Sekitar 60 orang lainnya mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit.
Pejabat kepolisian lainnya mengatakan, jumlah korban tewas akibat adu tembak itu kemungkinan bertambah.
Salman Taseer, Gubernur Provinsi Punjab yang mencakup Lahore mengatakan, ada 8 hingga 10 penyerang dalam peristiwa tersebut. Namun pejabat Pakistan lainnya mengatakan jumlah penyerang mencapai 12 orang.
"Empat orang mulai menembak dan lainnya masuk ke gedung," ujar Taseer. "Mereka memakai topeng," imbuhnya.
Serangan ini mirip dengan insiden penyerangan terhadap tim cricket Sri Lanka di daerah yang sama pada 3 Maret lalu.
(ita/iy)











































