350 Jiwa mengungsi, 36 Bangunan Rusak Berat

Banjir Bandang Sumbar

350 Jiwa mengungsi, 36 Bangunan Rusak Berat

- detikNews
Senin, 30 Mar 2009 13:18 WIB
350 Jiwa mengungsi, 36 Bangunan Rusak Berat
Padang - Sedikitnya, 350 jiwa warga Pasir Laweh, Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar) mengungsi ke nagari Tanjuang Lado akibat banjir lumpur yang menghantam kawasan tersebut Senin (30/3/2009) dini hari. Warga mengungsi untuk menghindari kemungkinan terjadinya banjir bandang susulan.

Demikian disampaikan Kepala Humas Pemkab Tanah Datar, Yusrizal, kepada detikcom melalui telepon, Senin (30/3/2009). Menurutnya, selain merusak sedikitnya 36 bangunan berupa rumah warga dan mesjid, banjir bandang juga menyebabkan 6 jembatan di kabupaten tersebut rusak berat. Salah satu jembatan yang terletak di nagari Rao-Rao putus sehingga akses dari Tanah Datar menuju Bukittinggi dan sebaliknya terputus.

"Sejauh ini kita masih mendata korban dan kerugian materil akibat banjir bandang ini. Data sementara, 1 orang ditemukan tewas di kecamatan Padang Ganting, 2 orang luka-luka dan sekitar 30 KK di kecamatan Salimpaung dan Sungai Tarap terisolasi akibat jalan putus," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain di Tanah Datar, dua kabupaten lainnya di Sumatera Barat pada waktu hampir bersamaan juga mengalami banjir dan longsor, yakni Kabupaten Agam dan Kabupaten Sawahlunto.

Di kabupaten Agam banjir bandang menghantam kecamatan Canduang, Baso, dan Ampek Angkek. Banjir di Agam juga menyebabkan 4 rumah rusak berat, 4 ekor kerbau hanyut dan sekitar 10 hektar sawah tertimbun lumpur. Kerugian diperkirakan mencapai Rp15 miliar.

Data Satkorlak PB Sumbar, sebanyak 48 kecamatan di Sumbar yang terletak di 12 kabupaten/ kota  merupakan kawasan beresiko tinggi bencana banjir dan longsor. Kecamatan berisiko tinggi itu terdapat di Kabupaten Solok, Agam, Bukittinggi, Padang Pariaman, Sijunjung, Limapuluh Kota, Tanah Datar, Pasaman Barat, Pasaman dan Pesisir Selatan, Kota Padang dan Padangpanjang.

(yon/djo)


Berita Terkait