Dari 9 kecamatan tersebut, 6 di antaranya berada di Kabupaten Tanah Datar, yakni Kecamatan Tanjung Baru, Salimpaung, Sungai Tarap, Sungayang, Pariangan, dan Tanjungmas. Sedangkan 3 kecamatan lainnya berada di wilayah Kabupaten Agam, yakni Kecamatan Candung, Baso dan Kecamatan Ampe Ampe. Kecamatan-kecamatan yang dilanda banjir bandang tersebut berada di lereng Gunung Merapi, Sumbar.
Bupati Tanah Datar, Pasadigue, yang dihubungi detikcom mengatakan, untuk sementara 6 orang dinyatakan hilang. Dari jumlah tersebut, 4 di antaranya warga Kecamatan Sungai Tarap dan 2 warga Kecamatan Sungayang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bencana yang memiliki istilah lokal galodo ini juga menimbulkan kerugian material di Kabupaten Tanah Datar. Sebanyak 5 jembatan ambruk, 11 kerbau hanyut, dan ratusan hektar sawah terendam lumpur.
"Sedikitnya 120 jiwa terisolasi di Tanah Datar. Kami masih melakukan upaya pertolongan," ungkap Pasadigue.
Menurut Pasadigue, sejak Minggu (29/3/2009),Β kawasan lereng Gunung Merapi memang diguyur hujan. Meski tidak terlalu deras, namun hujan turun terus menerus. Diduga kuat, tumpukan kayu lapuk menyumbat aliran air sehingga kemudian jebol dan menjadi banjir bandang.
Dihubungi terpisah Bupati Kabupaten Agam, Aristo Munandar, mengatakan bencana galodo di wilayahnya menyebabkan sejumlah rumah rusak. Galodo juga menghanyutkan 4 ekor kerbai dan merusak 10 hektar lahan pertanian warga.
(djo/nrl)











































