Hu merupakan periset di Divisi Kontrol dan Instrumentasi dari School of Electrical and Electronic Engineering (EEE) NTU. Dia baru bekerja di divisi tersebut kurang dari setahun lalu.
Menurut saksi mata, Hu saat itu akan menyeberang jalan di Pioneer Road North untuk menuju halte bus di seberang jalan. Ketika menunggu jalanan aman, bus 179 yang bertujuan ke kampus NTU telah tiba di halte. Hu pun bergegas menyeberangi jalan untuk naik ke bus tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hanya bus 179 yang berhenti di halte itu. Saya lihat seorang pria bergegas menyeberang jalan ketika bus itu tiba. Sebuah Mazda merah tak bisa menghentikan lajunya dan langsung menabrak dia," ujar saksi mata Lin Yaoming (50) seperti dilansir The Electric New Paper, Senin (30/3/2009).
Akibat tabrakan itu, kepala Hu menghantam kaca depan mobil dan tubuhnya sempat terlempar ke atas atap mobil sebelumnya akhirnya jatuh di tengah jalan. Kepalanya mengeluarkan darah segar.
Pengemudi mobil adalah seorang pria berusia 30-an tahun. Dia bersama seorang penumpang wanita turun dari mobil untuk melihat kondisi Hu. Keduanya terlihat syok. Hu sempat dibawa ke rumah sakit National University Hospital namun kemudian nyawanya tak tertolong lagi.
Kematian Hu ini merupakan insiden kematian ketiga yang menimpa individu terkait NTU yang terjadi dalam waktu 25 hari. Sebelumnya mahasiswa NTU asal Indonesia, David Hartanto Widjaja tewas di kampus tersebut. Beberapa hari kemudian, staf NTU, Zhou Zheng juga tewas di apartemen kampus tersebut.
(ita/nrl)











































