Menurut keterangan petugas dari Subdit Satwa Ipda Suyatno, anjing yang dikerahkan berjenis win mainer dan herder. Kedua ekor anjing itu sudah mempunyai jam terbang tinggi untuk mencari korban bencana alam.
"Anjing-anjing ini pernah dipakai untuk bencana, seperti bencana Pangandaran kemarin," ujar Suyatno di halaman Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Jl KH Ahmad Dahlan, Cireundeu, Ciputat, Tangerang, Sabtu (28/3/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita istirahat terlebih dahulu, karena kalau hujan konsentrasi anjing menjadi kacau," ujar dia.
(nwk/gah)











































