Jadi Pelajaran, Tanggul Lain Harus Dicek Rutin

Tanggul Situ Gintung Jebol

Jadi Pelajaran, Tanggul Lain Harus Dicek Rutin

- detikNews
Sabtu, 28 Mar 2009 08:54 WIB
Jadi Pelajaran, Tanggul Lain Harus Dicek Rutin
Jakarta - Jebolnya tanggul Situ Gintung harus menjadi pelajaran buat pemerintah. Tanggul-tanggul lain yang usianya sudah tua mulai sekarang harus diinspeksi secara rutin dan dirawat.

"Tanggul-tanggul yang sudah ada yang umurnya sudah tua harus diinspeksi sejak sekarang. Disurvei masih aman dan kuat nggak. Kalau sudah ada retakan harus ditutup. Kalau nggak stabil, jika di situ ada pemukiman harus segera dievakuasi," ujar Ketua Tim Kajian Likuifaksi dan Sumber Daya Air Pusat Penelitian (Puslit) Geoteknologi LIPI Adrin Tohari saat dihubungi detikcom, Jumat (28/3/2009) malam.

Adrin menerangkan, usia konstruksi pada umumnya adalah 50 tahun. Jika sudah mencapai 50 tahun, maka harus dilakukan rekayasa untuk peremajaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tanggul-tanggul lain juga harus dicek. Kalau umurnya sudah tua dan tidak bisa diremajakan lagi buat tanggul lain lagi lah," urai Adrin.

Adapun tanggul Situ Gintung yang jebol tersebut harus segera diperbaiki. Perlu diperhatikan bahwa konstruksinya yang baru harus benar-benar mampu menahan debit air sedemikian besar yang telah berhasil menjebolnya.

"Berbagai macam metode bisa dilakukan. Misalnya, pondasinya harus tertancap di lapisan sangat keras. Tergantung perhitungan dari engineer, kita menggunakan batu atau konstruksi tanah. Bisa bermacam-macam. Yang pasti harus kuat untuk menahan air di tanggul," terang Adrin.

(sho/gah)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads