Warga yang dipindahkan itu sebelumnya berkumpul di sebuah tenda yang hanya berjarak tiga puluh meter dari titik jebolnya tanggul Situ Gintung, Tangerang Selatan. Padahal lokasi itu sangat berbahaya karena sewaktu-waktu bisa tergerus arus air luberan tanggul.
"Barusan kita pindahkan mereka ke rumah-rumah yang selamat. Jaraknya 200 meter dari sisi sungai dan di sana listrik masih menyala, jadi lebih nyaman," kata Firga, anggota Ikatan Remaja Gintung, pada detikcom, Jumat (27/3/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(lh/gah)











































