Tersangkut di Asbes, Mamat Selamat dari Maut

Tanggul Situ Gintung Jebol

Tersangkut di Asbes, Mamat Selamat dari Maut

- detikNews
Jumat, 27 Mar 2009 13:45 WIB
Tersangkut di Asbes, Mamat Selamat dari Maut
Jakarta - Korban jebolnya tanggul Situ Gintung, Tangerang, Banten punya cerita mendebarkan di balik usaha melawan maut. Mamat (51), salah satu korban, mengaku selamat dari terjangan arus setelah berpegangan pada asbes atap rumahnya.

Ceritanya sehabis salat subuh, Mamat beserta istri, anak laki-lakinya, menantu laki-laki dan cucu perempuannya, mendengar suara gemuruh seperti kapal. Mereka juga mendengar warga sekitar berteriak "Air, air!".

Rumah Mamat terletak di bantaran Kali Gintung di belakang Kampus Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ). Posisi rumahnya menjorok ke bawah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lalu Mamat & kelurganya keluar rumah dan berusaha naik ke atap rumah. Namun situasi tidak memungkinkan.

"Saya dan keluarga mau naik ke atas nggak keburu. Sudah keseret air duluan," kata Mamat kepada detikcom, di TKP, Jumat (27/3/2009).

Menurut Mamat, saat terseret arus, tinggi air sudah setinggi atap rumah. Mamat berusaha pegangan asbes, dan akhirnya selamat setelah ditemukan tim SAR pada pukul 08.00 WIB. Mamat lalu dibawa ke aula STIE KH Ahmad Dahlan.

Namun istri dan anaknya diketahui sudah tidak bernyawa. Sedangkan menantu dan cucunya belum ditemukan.

"Saya melihat anak saya, saya syok langsung. Terus saya ingin tahu istri saya di mana? Kata tetangga, istri saya sudah dibawa ke RS Fatmawati dan meninggal," kata Mamat bersedih. (nik/iy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads