Produsen es krim Plant No. 3 di Kota Yekaterinburg, Urals pekan lalu meluncurkan es krim baru bernama "Duet."
Untuk mempromosikan es krim tersebut, dibuatlah poster yang menampilkan karikatur buatan komputer, yang mirip Obama sedang berdiri di depan Kongres AS dengan es krim sebagai latarbelakangnya. Pada postur iklan tersebut dibubuhi tulisan: 'It's on everyone's lips - the Dark is in the White!'
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami memutuskan kenapa tidak menggunakan berita hebat tentang pemilihan presiden kulit hitam pertama AS menuju Gedung Putih," ujarnya.
Aktivis HAM terkemuka Rusia Lev Ponomaryov mengkritik iklan tersebut sebagai eksplorasi vulgar simbol politik demi kepentingan komersial.
Primachenko mengakui pihaknya telah menerima komentar negatif dari beberapa kolega asing bahwa iklan tersebut berbau rasis.
Namun ditegaskannya, pihaknya belum menerima komentar negatif dari masyarakat Rusia. "Saya bisa katakan satu hal: klien kami sangat senang, itu yang paling penting," pungkasnya.
(ita/ita)











































