"Banyak warga yang ketakutan, bahkan sampai ada yang nangis-nangis. Soalnya dulu gempa suasananya juga seperti ini," kata salah satu warga Klaten, Sunarto, saat dihubungi detikcom, Rabu (25/3/2009).
Padahal, kata Sunarto, hujan-angin yang mengerikan itu terjadi hanya sekitar satu jam, sejak pukul 20.30 - 21.20 WIB, Kamis kemarin.
Itu pun, lanjutnya, sudah membuat rumah-rumah warga mengalami kerusakan. "Genteng-genteng pada beterbangan," ujar Sunarto yang tinggal di Dusun Banjar Sari, Desa Kedungampel, Kecamatan Cawas, Klaten, ini.
Pohon-pohon yang berada di tepi jalan maupun di sekitar perumahan warga bertumbangan. Hingga pukul 07.30 WIB, listrik juga masih belum menyala alias padam.
"Warga masih pada keliling untuk melihat-lihat kondisinya bagaimana. Sisa-sisa kerusakan itu belum dibersihkan," pungkasnya. (irw/irw)











































