Gubernur Sumsel Luncurkan Sekolah Gratis

Gubernur Sumsel Luncurkan Sekolah Gratis

- detikNews
Rabu, 25 Mar 2009 18:50 WIB
Gubernur Sumsel Luncurkan Sekolah Gratis
Palembang - Gubernur Sumsel Alex Noerdin meluncurkan program sekolah gratis. Peluncuran ini dimeriahkan oleh penampilan pelawak empat sekawan yakni Komar, Derry, Ginanjar dan Eman.

Para pelawak ini mengaku salut atas perjuangan Gubernur Sumsel, Alex Noerdin dengan peluncuran program sekolahย  gratisnya. Terlebih di antara provinisi lain, justru Sumsel-lah yang berani menggratiskan sekolah baik berstatus negeri dan swasta sekaligus.

"Wow, setahu saya Kalimantan juga ada program sekolah gratisnya tapi hanya mencakup sekolah berstastus negeri saja. Tetapi di Sumsel justru mencakup semuanya baik negeri dan swasta," kata Komar yang diiyakan tiga rekannya yang lain usai mengisi acara launching program sekolah gratis, di GOR Olahraga, Jalan POM IX, Palembang, Rabu (25/03/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, pemerintah termasuk berani memangkas semua anggaran demi keberlangsungan program sekolah gratis. Diharapakan juga, lanjut Komar, dengan deklarasi ini semua pihak akan mendukungnya sehingga program ini dapat mengena di semua lapisan.

Kepsek Jangan Pungut Biaya Sekolah

Menteriย  Pendidikan Nasional (Mendiknas) Prof Dr Bambang Sudibyo MBA mengingatkan agar Kepala Sekolah dan Komite Sekolah untuk tidak melakukan pungutan di sekolah karena hukumnya haram.ย  Penekanan itu disampaikan terkait peluncuran program pendidikan gratis di Sumsel yang menjadi program unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel Alex Noerdin Eddy Yusuf.

Menurutnya, di Indonesia sudah ada enam provinsi yang mencanangkan pendidikan gratis bagi warganya dan Sumsel termasuk provinsi percontohan secara nasional. Sebagai program pro rakyat, Bambang minta agar pemerintah bersama legislatif membuat batasan mengenai pengertian dan batasan gratis. Selain itu, program sekolah gratis perlu diperkuat payung hukum sehingga begitu terjadi pergantian kekuasaan program sekolah gratis tidak dihapuskan begitu saja karena sudah dinikmati masyarakat.

Dengan fasilitas ini, kepala sekolah diimbau tidak lagi melakukan pungutan kepada siswa dan orang tua karena pungutan hukumnya haram. Hanya saja, Bambang Sudibyo memberikan isyarat kalau sekolah dan Komite Sekolah dibolehkan menghimpun dana melalui sumbangan sekolah.

"Sumbangan berbeda dengan pungutan. Kalau pungutan, ditentukan besaran rupiahnya dan batasan waktunya tapi kalau sumbangan, tidak ada ketentuan semuanya diserahkan ke penyumbang. Mau kapan dan berapa besar rupiahnya," jelasnya.

Dia menambahkan komite sekolah yang cerdas, selalu berusaha memberikan solusi terbaik terhadap persoalan di sekolah tersebut.

Disinggung mengenai opini miring kalau pendidikan gratis akan menurunkan mutu pendidikan, Sudibyo tidak sepakat dengan penilaian tersebut.

Menurutnya, pemerintah sudah mengeluarkan anturan yang sangat jelas dan terbuka. Dari sisi kesejahteraan guru, pemerintah sudah memberikan yang terbaik.

"Pendidikan gratis akan berkualitas," katanya.

Sementara Alex Noerdin dalam pidatonya mengatakan, tunai sudah janji kampenye yang diucapkan kepada rakyat. Berobat gratis sudah diluncurkan dan kini sedang berjalan. "Hari ini, pendidikan gratis sudah kita luncurkan. Dan Insya Allah, bupati dan walikota berikut anggota DPRD-nya akan tetap memberikan dukungannya," katanya.

Soal sekolah gratis dan berobat gratis ini, juga disampaikan Jusuf Kalla, Alex Noerdin, Doddi Reza Alex Noerdin, saat kampanye Partai Golkar beberapa waktu lalu.

(tw/djo)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads