"Hambali itu orang Cianjur, namanya Encep Nurzaman. Kita mendapat kuasa hukum dari keluarganya untuk mempertanyakan hak hukum. Keluarga kandungnya ada di Cianjur, ibunya juga masih hidup," kata anggota Tim Pembela Muslim (TPM) Mahendradata saat dihubungi melalui telepon, Rabu (25/3/2009).
Menurut dia, alasan yang diberikan yakni Hambali warga Spanyol pun dinilai hanya rekayasa. "Bisa jadi ini alasan yang dibuat oleh Amerika agar kita tidak bertemu dengan Hambali, karena katanya dia terlibat aksi peledakan bom di Bali," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(ndr/iy)











































