"Akan dilakukan semacam instropeksi atas usaha-usaha selama ini untuk
mengatasi kerusakan-kerusakan (lingkungan hidup)," kata Rachmat usai
peluncuran acara Pekan Lingkungan Indonesia oleh Kementrian Negara Lingkungan Hidup (KLH) 2009, di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (25/3/2009).
Acara renungan suci rencananya akan dilakukan pada tanggal 5 Juni 2009 pada
pukul 00.00 WIB. Untuk lokasi renungan, KLH masih belum menentukan antara Kepulauan Seribu atau Kaki Gunung Gede Pangrango.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tema yang diusung kali ini adalah 'Bersama Selamatkan Bumi dari Perubahan
Iklim'.
Rachmat menambahkan, fokus upaya KLH selama ini adalah untuk mengajak peran dan partisipasi masyarakat agar menanggulangi kerusakan lingkungan hidup. Namun itu semua tidak cukup tanpa kesadaran semua pihak.
"Perlu adanya upaya mengubah perilaku menjadi perilaku ramah lingkungan, dan perlu juga keterlibatan semua pihak baik masyarakat," imbuhnya.
Selain mengadakan renungan suci, KLH juga akan menggelar kegiatan lainnya
seperti, Peringatan Hari Lingkungan Hidup Kenegaraan (7 Juni 2009), Pesta Lingkungan Rakyat (5-7 Juni 2009), Revitalisasi Kalpataru, dan Global
Environment Network.
(ape/lrn)










































