Saat ini pun Fitri telah pulang ke rumah orang tuanya.
"Awalnya Fitri pinjem motor kepada tantenya untuk dibawa ke Ciledug. Di jalan, ditilang sama polisi dan dia ketakutan dan tidak konfirmasi. Solusi dia, minjem duit kepada temennya tapi berhasil dan tidak berani pulang," ujar paman Fitri, Dani kepada detikcom, Rabu (25/3/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pulangnya Fitri berawal dari SMS Tyas kepada keluarga Fitri yang berisi bahwa selama ini Fitri menginap di saudaranya. Akhirnya pihak keluarga meminta Tyas untuk memancing Fitri dibawa ke suatu tempat untuk nantinya dipertemukan kepada keluarganya.
"Makanya Fitri dipancing di suatu tempat di pinggir jalan di sekitar Jalan Perjuangan diantarkan oleh Tyas. Di sana sudah ada pihak keluarga. Akhirnya Fitri dibawa pulang oleh keluarga sekitar pukul 01.00 WIB dini hari tadi," cerita Dani.
Pihak keluarga Fitri pagi ini berencana akan mendatangi pihak kepolisian untuk mencabut laporan soal penculikan Fitri.
Rekayasa Penculikan
Karena takut pulang, Fitri sempat mengaku dirinya diculik oleh seseorang. Melalui sepupunya yang bernama Veron, Fitri mengaku diculik orang.
"Fitri ngaku sendiri kalau dia diculik melalui sepupunya, Veron. Waktu itu kita sudah melapor ke polisi dan kasusnya dalam proses pemeriksaan saksi di kantor polisi," terang Dani.
Pengakuan Fitri ini langsung direspons polisi. Pemeriksaan terhadap keluarga Fitri pun dilakukan hingga larut malam. Namun setelah ada kabar dari sahabat Fitri, Tyas, akhirnya kasus ini pun berakhir. "Saat ini Fitri sudah ada di rumah," pungkas Dani.
(anw/nwk)










































