2 Warga Suspect Flu Burung, Pemkab Garut Tutup Lalin Unggas

2 Warga Suspect Flu Burung, Pemkab Garut Tutup Lalin Unggas

- detikNews
Selasa, 24 Mar 2009 22:31 WIB
2 Warga Suspect Flu Burung, Pemkab Garut Tutup Lalin Unggas
Garut - Dua warga Desa Cintanagara, Cigedug, Kabupaten Garut, Jawa Barat suspect flu burung. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut pun menutup lalu lintas unggas di desa itu.

Isolasi unggas di Desa Cintanagara itu dilakukan Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan Pemkab Garut untuk menjaga agar virus flu burung tidak menyebar.

" Selain itu, kami juga melakukan penyemprotan seluruh kandang unggas yang ada serta melakukan sosialisasi kepada warga agar menjaga kandang unggas bersih dan sehat," ungkap petugas Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan Kabupaten GarutNiko, Selasa (24/3/2009) malam kepada wartawan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara pasca masuknya 2 orang warga, Ny. Aning dan Ny. Ita, ke ruang isolasi khusus penangan flu burung RSU dr. Slamet Garut, Senin kemarin, ditemukan ayam mati mendadak sebanyak 50 ekor.

"Kematian ayam yang yang kami catat sejak tanggal 9 sampai 19 Maret jumlahnya mencapai 50 ekor lebih, tapi memang kematian ayam mendadak ", ujar Niko.

Meskipun populasi unggas tidak terlalu padat hanya sekitar 400 ekor yang didominasi unggas air, akan tetapi kondisi kandang unggas kurang sehat.

"Sehingga kemungkinan munculnya virus flu burung cukup besar," tambah Niko.

Hingga saat ini pihak Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan belum bisa memastikan apakah kematian diakibatkan Virus H5N1. Untuk memastikan, telah diambil sampel darah dari 9 unggas untuk dikirim ke Balai Penyelidikan Hewan Menular dan Kesmavet (BPPHK) Cikole Bandung.

"Untuk dilakukan pemeriksaan VCR dan serologi, hasilnya kurang lebih seminggu," pungkas Niko.
(nwk/nwk)


Berita Terkait