Interpol Turun Tangan

Penculikan Si Manis Elise

Interpol Turun Tangan

- detikNews
Selasa, 24 Mar 2009 11:54 WIB
Interpol Turun Tangan
Paris - Kasus hilangnya, Elise Andre yang berkewarganegaraan ganda menyedot perhatian internasional. Bahkan kini kasusnya telah sampai ke Interpol. Organisasi polisi internasional itu kini ikut melakukan pencarian internasional atas bocah perempuan berumur 3 tahun tersebut.

Keterlibatan Interpol atas permintaan otoritas Prancis. Interpol pun mengirimkan pemberitahuan pencarian Elise ke kepolisian di 187 negara anggota Interpol. Foto Elise disebarkan lengkap dengan deskripsi fisik dan detail lainnya, termasuk keterangan bahwa Elise berbahasa Prancis.

Elise diculik di siang hari bolong di Kota Arles, Prancis pada Jumat, 20 Maret lalu saat dijemput ayahnya, Jean-Michel Andre dari sekolahnya. Penculiknya adalah dua pria bertopeng dan seorang wanita yang mengenakan wig.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Andre mengalami luka-luka akibat dipukuli dan ditendang dalam insiden penculikan itu. Pria Prancis itu menduga mantan istrinya, Irina Belenkaya, terlibat dalam penculikan itu. Sempat beredar rumor bahwa Elise dibawa pergi ke Rusia, negara asal ibunya.

Namun informasi terbaru, Irina dan Elise tidak ada di Rusia. "Informasi terbaru adalah mereka tidak berada di wilayah Rusia," kata seorang diplomat Prancis seperti dilansir Times Online, Selasa (24/3/2009).

Info tersebut muncul setelah seorang warga Swiss mengaku melihat Elise bersama seorang wanita di sebuah kereta api di Prancis menuju Switzerland. "Otoritas Swiss telah diberitahu dan sedang mengambil langkah-langkah yang diperlukan," ujar jaksa Prancis Antoine Paganelli.

Penyidik Prancis saat ini masih terus mendalami kemungkinan Irina terlibat dalam penculikan itu. Namun untuk saat ini tak ada bukti-bukti soal itu.

Elise dilahirkan di Moskow, Rusia pada November 2005. Dua tahun lalu, orangtuanya, Andre asal Prancis dan Irinia asal Rusia bercerai. Sejak itu kedua orang beda kewarganegaraan itu memperebutkan hak asuh atas bocah manis tersebut.
(ita/nrl)



Berita Terkait