Insiden ini terjadi sekitar pukul 10.00 WIB, Selasa (24/3/2009). Diketahui truk bernopol B 9020 VX itu hendak belok kiri dari arah Tanah Abang menuju arah Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat.
Namun sopir tidak memperhatikan ada galian lubang yang ada di pertigaan Jl KH Mas Mansyur dan Jl Thamarin Boulevard. Sehingga bagian belakang kiri truk berkepala kuning tersebut langsung masuk lubang. Truk pun jomplang, sampai-sampai bagian belakang kanan truk tidak menyentuh tanah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, insiden ini tidak membuat keramik tercecer. Sebab keramik dilapisi kardus. Sopir dan para kuli bangunan berusaha mengambil keramik untuk dipindahkan ke truk kecil lainnya.
Menurut saksi, Sukirman, insiden ini gara-gara galian hanya ditutup dengan lempengan besi. "Kalau untuk mobil pribadi nggak apa-apa. Tapi kalau untuk truk bermuatan besar kayak keramik langsung ambles," kata Sukirman.
4 Personel polisi hingga pukul 11.20 WIB, masih mengatur lalu lintas di sekitar terperosoknya truk tersebut.
(nik/iy)











































