Orangtua Bercerai, Bocah 3 Tahun Hilang!

Orangtua Bercerai, Bocah 3 Tahun Hilang!

- detikNews
Selasa, 24 Mar 2009 11:16 WIB
Orangtua Bercerai, Bocah 3 Tahun Hilang!
Paris - Anak akan selalu menjadi korban perceraian orangtua. Inilah yang menimpa bocah manis Elise Andre. Anak perempuan berumur 3 tahun itu diperebutkan oleh orangtuanya yang telah bercerai.

Perebutan tersebut bertambah rumit karena ayah dan ibu Elise beda kewarganegaraan. Sang ayah, Jean-Michel Andre berkebangsaan Prancis sedangkan ibunya, Irina Belenkaya asal Rusia.

Elise kini sedang menjadi pemberitaan media internasional. Sebab pekan lalu, bocah itu diculik dua pria bertopeng dan seorang wanita di siang hari bolong di Prancis. Elise direbut dari ayahnya di Kota Arles. Andre dipukuli dan ditendang dalam insiden penculikan itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Andre kemudian muncul di stasiun televisi Prancis dan menceritakan penculikan putrinya itu. Dengan wajah penuh memar, Andre mengatakan, dua pria telah memukulinya sebelum membawa lari Elise saat dirinya menjemput Elise dari sekolahnya di Kota Arles.

Andre pun yakin bahwa orang ketiga yang ikut dalam penculikan itu -- seorang wanita berpakaian hitam dan mengenakan wig -- adalah mantan istrinya.

"Saya tahu wanita itu dan saya tahu itu dia," cetus Andre seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (24/3/2009).

Andre dan istrinya, Irina, bercerai dua tahun lalu. Sejak itu mereka memperebutkan hak asuh atas putri semata wayang mereka, Elise. Irina kemudian kabur ke Moskow, Rusi,a bersama Elise. Namun enam bulan kemudian, Andre membawa Elise ke Prancis.

Sampai kemudian pada Jumat, 20 Maret lalu, terjadilah penculikan di Kota Arles itu. Hingga kini belum diketahui keberadaan Elise. Namun pada Sabtu, 21 Maret lalu, Elise terlihat bersama seorang wanita di sebuah kereta api di Prancis menuju Swiss.

"Kami tidak tahu apakah wanita di kereta itu adalah ibu sang anak dan kami tak bisa memastikan apakah dia terlibat dalam penculikan ini," kata seorang penyidik Prancis. "Fakta bahwa tak ada tuntutan yang disampaikan menimbulkan kaitan ke keluarga Rusia anak perempuan itu," pungkasnya.
(ita/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads