Baghdad - Sedikitnya 25 orang tewas dan 50 orang lainnya luka-luka akibat ledakan bom bunuh diri di daerah bagian Utara Irak. Ironisnya, bom tersebut meledak saat sebuah keluarga keturunan Kurdi sedang berduka saat salah seorang keluarga mereka meninggal dunia.
Seperti dilansir AFP, Selasa (24/3/2009), peristiwa berdarah ini terjadi di daerah Jalawla, 130 kilometer dari ibukota Irak, Baghdad.
Menurut salah seorang pejabat kepolisian setempat, Mohammad Osman, bom bunuh diri tersebut ditaruh di ikat pinggang sang pengebom yang tiba-tiba masuk dalam kerumunan warga yang sedang memepringati upacara duka cita.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak jelas apa motif bom bunuh diri tersebut. Namun diduga, penyebabnya adalah lantaran sang pemilik rumah yang dibom itu adalah kepala komunis suku Kurdi.
(/anw)