"Dia dalam perlindungan polisi. Setiap saksi ya kita lindungi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya AKBP Dr Chryshnanda DL kepada wartawan di kantornya, Senin (23/3/2009).
Namun, Chryshnanda membantah kalau perlindungan polisi terhadap Parmin karena Parmin disebut-sebut sebagai saksi kunci.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, polisi telah memeriksa 13 saksi terkait peristiwa penembakan Nasrudin. Namun hingga kini, dari 13 saksi itu, belum ada yang mengarah ke pelaku.
Nasrudin ditembak pada Sabtu (14/3/2009) siang usai main golf di kawasan Modernland, Tangerang. Nasrudin ditembak oleh orang tak dikenal yang mengendarai motor Yamaha Scorpio.
Nasrudin diberondong dua peluru yang akhirnya bersarang di kepalanya. Nasrudin kemudian meninggal dunia pada Minggu (15/3/2009) setelah mendapatkan perawatan di ruang Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto.
"Kita masih melakukan penyelidikan. Sudah ada beberapa saksi yang diperiksa. Tidak ada jenderal yang terlibat," tutup Iriawan.
(mei/ndr)











































