Namun, saat dikonfirmasi ke Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol M Iriawan, membantah hal tersebut.
"Tidak ada itu mobil yang ngikutin," ujarnya seusai jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (23/3/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
peristiwa penembakan tersebut, mobil yang ditumpangi Nasrduin diikuti oleh mobil Panther berwarna hitam.
Dan saat penembak meluncurkan pelurunya ke arah Nasrudin, mobil tersebut berlalu pergi bersamaan dengan perginya sang penembak misterius.
Namun, setelah di cek nomor plat kendaraan Panther tersebut, mobil bodong. "Pas di cek, ternyata yang keluar Karimun," kata sumber dikepolisian kepada detikcom.
Polisi sendiri, kata sumber telah mengantongi identitas pemilik mobil Karimun yang plat nomornya digunakan oleh mobil Panther.
"Dia (pemilik Karimun) sedang kita cari," jelas sumber.
Dan kini, telah dua pekan berlalu pasca penembakan Nasrudin. Namun polisi baru sedikit menemukan titik terang. Dan memang, ada kesan penyelidikan polisi atas kasus ini terkesan ditutup-tutupi.
Polisi sendiri tidak menunjukkan adanya perkembangan dalam kasus yang diduga melibatkan jenderal itu.
"Kita masih melakukan penyelidikan. Sudah ada beberapa saksi yang diperiksa. Tidak ada jenderal yang terlibat," tutup Iriawan.
(mei/ndr)











































