Abdul Hadi: Anggito Lobi Anggota DPR

Anggota DPR Ditangkap

Abdul Hadi: Anggito Lobi Anggota DPR

- detikNews
Senin, 23 Mar 2009 17:36 WIB
Abdul Hadi: Anggito Lobi Anggota DPR
Jakarta - Nama Anggito Abimanyu termasuk salah satu nama yang disebut-sebut tersangka kasus korupsi dugaan suap proyek pembangunan dermaga di kawasan Indonesia timur, Abdul Hadi Djamal. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (KBF) Depkeu itu merupakan orang yang bertugas untuk melobi anggota DPR.

"Ya kan yang ditugaskan oleh pemerintah itu adalah Pak Anggito untuk melobi anggota DPR satu-satu dulu," kata Abdul Hadi Djamal usai diperiksa KPk sebagai saksi Hontjo Kurniawan di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Senin (23/3/2009).

Menurut Abdul Hadi, Anggito merupakan sosok yang sangat agamis, Islamis, punya hati nurani, bermoral untuk bisa menyampaikan siapa-siapa saja yang terlibat dan hadir di Hotel Four Season.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Abdul Hadi mengatakan, Anggito melobi para anggota DPR untuk menyetujui pasal 23 UU Nomor 41 Tahun 2008 tentang APBN 2009. Penggunaan pasal 23 tersebut yakni pemerintah dapat mengajukan perubahan atau pengaduan anggaran yang disebut stimulus sebanyak satu kali.

"Dan DPR harus menetapkan 1x24 jam," tegasnya.

Abdul Hadi pun mengaku, dirinya yang pertama kali dilobi Anggito di Hotel Borobudur. "Masih bulan Januari akhir. Dia bilang kepada teman-teman supaya bisa menyetujui pasal 23 itu," jelasnya.

Namun saat ditanyakan apakah Menkeu Sri Mulyani mengetahui hal itu, Abdul Hadi mengaku tidak mengetahuinya. "Wah saya tidak tahu. Tanyakan pada Pak Anggito," imbuhnya.

Seharusnya, lanjut Abdul Hadi, Menkeu mengetahuinya. "Ya tanya kemarin yang tanda tangan siapa? Tanya Pak Anggito. Seharusnya sih Menkeu yang tandatangan tapi saya tidak tahu," jelasnya.

Kok kemarin salah hotel? "Saya ingatnya hotel tempat Hillary Clinton nginap. Penyidik yang ingatkan saya kalau hotelnya Four Season," jawabnya.

Abdul Hadi pun enggan menyebutkan siapa saja yang hadir dalam pertemuan di Hotel bintang lima tersebut. "Teman-teman nggak usah khawatir. Kalau memang hadir di situ, ya tunggu saja pasti dipanggil," tandasnya.

(gus/iy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads