Mengapa Elen Harus Dihabisi di Mal?

Pembunuhan di Pacific Place

Mengapa Elen Harus Dihabisi di Mal?

- detikNews
Senin, 23 Mar 2009 16:51 WIB
Mengapa Elen Harus Dihabisi di Mal?
Jakarta - Puluhan pertanyaan menyelimuti tewasnya Maria Fransisca Bernadete Elen S (22). Salah satunya, mengapa korban dibunuh di pusat perbelanjaan, di Pacific PlaceΒ  yang terkenal dengan pengamanan yang sangat ketat.

"Segala kemungkinan bisa saja terjadi. Kami tak mau berandai-andai. PolisiΒ  berbicara berdasarkan fakta-fakta dan bukti," kata Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Firman Santyabudhi di markasnya kepada wartawan, akhir pekan lalu.

Dari berbagai catatan detikcom, pembunuhan biasanya membunuh di rumah pelaku (kasus artis Hanny Wahab), di ruang tertutup ( Ryan yang membunuh Hery Santoso di apartemen) atau di tanah lapang.Β 

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Guna menghilangkan jejak, pelaku membuang korban di laut, danau, sungai atau memasukkannya ke kopor terlebih dahulu.

"Pada pembunuhan berencana, lokasi tidak penting. Tapi persepsi masyarakat Indonesia yang menganggap lokasi teraman adalah lokasi terbaik melakukanΒ  kejahatan," ujar psikolog Forensik, Reza Indragiri Amriel kepada detikcom, Senin, (23/3/2009).

Terkait pengamanan gedung, padahal hampir setiap titik di kawasan Sudirman Central Business Distric (SCBD) tak ada yang lepas dari pengawasan satpam dan CCTV.

"Pembunuh telah mengkalkulasi lokasi dan mengambil kesimpulan di situlah tempat teraman untuk membunuh'," tambahnya.

Lalu, kenapa pembunuh tak menghabisi korban di kos-kosannya di Pondok Indah, atau menculik dan membunuh di tempat kosong dan membuang di laut, tapi pelaku jsutru mengambil tempat pembunuhan di mal dengan resiko ketahuan yang sangat tinggi?

"Ini sudah masuk dalam kalkulasi pembunuh," tambahnya.

Lalu apakah berarti pembunuh Elen merupakan pembunuh profesional ? "Dalam dunia akademis tak mengenal istilah pembunuh profesional," pungkasnya.

(asp/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads