Dilarang Polisi, Demo Hari Air di Semarang Bubar

Dilarang Polisi, Demo Hari Air di Semarang Bubar

- detikNews
Senin, 23 Mar 2009 15:05 WIB
Dilarang Polisi, Demo Hari Air di Semarang Bubar
Semarang - Puluhan aktivis lingkungan di Semarang tak bisa leluasa memeringati Hari Air yang jatuh hari ini. Polisi melarang mereka berunjuk rasa.

Aksi dimulai dari Kampus Undip Pleburan, Jl Imam Barjo Semarang, Senin (23/3/2009). Dengan membawa spanduk dan poster, mereka long march menuju Bundaran Air Mancur yang jaraknya hanya 200-an meter dari kampus.

Di lokasi yang biasa digunakan berunjuk rasa itu, aktivis lingkungan yang masih berstatus mahasiswa itu berorasi. Sementara, dua rekannya berteatrikal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Satu orang tampak minum dengan liar. Air tumpah kemana-mana. Satu orang lagi menjahit botol dan gelas minuman dari plastik.

"Aksi ini sebetulnya hanya mengingatkan agar kita tidak membuang air bersih percuma. Makin lama, kita akan sulit mendapatkan air," kata salah satu pendemo, Tival Gondoras.

Setelah 10 menit beraksi, polisi mendatangi pendemo. Mereka minta pendemo bubar, karena selama masa kampanye, kegiatan yang bersinggungan dengan masyarakat dilarang.

Para aktivis mengalah. Mereka memilih bubar setelah merampungkan aksi teatrikalnya dan melanjutkan aksinya di depan kampus.

(try/djo)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads