"Kami punya harapan besar bahwa reformasi media ini akan tercapai oleh Anda," kata para ulama tersebut dalam statemen mereka.
"Kami telah memperhatikan bagaimana berakarnya kejahatan di dalam Kementerian Informasi dan Budaya, di televisi, radio, pers, klub budaya dan pameran buku," demikian statemen tersebut seperti dilansir harian Sydney Morning Herald, Senin (23/3/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menteri Informasi Saudi sebelumnya, Iyad Madani, menuai kecaman dari sejumlah ulama garis keras karena mengizinkan acara musik di stasiun TV milik pemerintah. Kaum wanita juga muncul di stasiun TV dengan memperlihatkan wajah mereka. Meski di tempat-tempat umum, kebanyakan wanita menutupi wajah mereka dengan cadar.
(ita/iy)











































