"Saya pikir mereka (pimpinan Iran) bersedia mempunyai kerabat yang lebih baik jika orang Amerika serius," kata salah satu Kepala Studi Amerika Utara yang juga profesor di Teheran University Mohammad Marandi seperti dilansir Reuter, Minggu (22/3/2009).
Menurut Marandi, hal ini dikarenakan pemimpin Iran Ayatollah Ali Khamenei belum melihat adanya perubahan kebijakan dari AS. Khamenei , menurut Marandi, bahkan sempat mengucapkan 'Anda berubah, perlakuan kami pun akan berganti'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hubungan diplomatik antara Iran dan As selama 30 tahun belakangan ini diketahui memang terputus. Belakangan AS mulai mempermasalahkan progran nuklir Iran di Teheran. AS menuduh, program ini justru akan digunakan untuk membuat bom. Tetapi tuduhan tersebut ditolak oleh Iran.
Khamenei bahkan sempat mengatakan agar AS tidak terlalu mengintervensi negara lain. Hal ini juga terkait dengan dibekukannya aset Iran di AS yang digunakan Washington untuk mendukung Israel.
(nov/mad)











































