Motif Pembunuhan Direktur PRB dan Pacific Place Masih Gelap

Motif Pembunuhan Direktur PRB dan Pacific Place Masih Gelap

- detikNews
Minggu, 22 Mar 2009 13:42 WIB
 Motif Pembunuhan Direktur PRB dan Pacific Place Masih Gelap
Jakarta - Dua kasus pembunuhan misterius yang sempat menghiasi headline media massa beberapa hari lalu, kasus pembunuhan Direktur Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasruddin Zulkarnaen dan Maria Fransisca Bernadeth Elen, masih terus diselidiki polisi. Pelaku belum terendus.

Nasrudin Zulkarnaen tewas setelah ditembak dua pengendara sepeda motor tidak jauh dari lapangan Golf Modernland, Tangerang, Sabtu, 14 Maret 2009 lalu. Nasrudin ditembak usai main golf saat berada di dalam mobil BMW-nya. Dua peluru mengenai kepalanya dan Nasrudin tewas keesokan harinya, Minggu, 15 Maret 2009.

Sedangkan pembunuhan Elen terjadi pada Selasa, 17 Maret 2009 malam. Gadis cantik berkulit putih ini ditemukan tewas bersimbah darah di tangga darurat antara lantai 6 dan lantai 7 Pacific Place, sebuah mal elit di kawasan SCBD Jakarta. Elen tewas karena ditusuk di bagian leher.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Dr Chrysnanda saat dihubungi detikcom, Minggu (22/3/2009) tidak berkenan memberikan banyak keterangan mengenai dua kasus pembunuhan ini. "Selama belum terungkap, kita lindungi dulu, agar tidak menimbulkan dugaan dan gosip," kata Chrysnanda.

Kasus pembunuhan Nasrudin saat ini ditangani reserse Polda Metro Jaya. Sedangkan kasus pembunuhan Elen ditangani Polres Jakarta Selatan. Hingga kini, motif pembunuhan terhadap Nasrudin dan Elen masih belum diketahui. Polisi sudah memeriksa banyak saksi dalam dua kasus pembunuhan itu.

Dalam kasus Nasrudin, polisi sudah memeriksa para saksi mata, kolega Nasrudin, dan istri keduanya, Arinda. Sementara dalam kasus Elen, polisi juga sudah memeriksa sejumlah saksi, termasuk pacarnya, Ryan.

(asy/nrl)


Berita Terkait