Perjalanan ke Eropa tersebut bertajuk 'East West Culture Royal Bali Tour' rencananya dilakukan pada 9-27 Maret 2009.
"Sesuai perjanjian, pembayaran paling lambat 27 Februari 2009 namun sampai sekarang pembayaran belum kami terima," kata Direktur PT Maestro Wisatama Indonesia Gia Bramantyo di Warung Bendega, Jumat (20/3/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
FSKN juga akan menghadiri sejumlah kegiatan seperti menerima Best Spa Award di Berlin dan tampil di KBRI di Perancis dengan menyewa gedung yang akan dihadiri oleh sekitar 1.800 undangan serta akan bertemu Paus Benedictus 16 di Vatikan.
Atas kesepakatan itu, Maestro bekerjasama dengan beberapa biro perjalanan wisata di Eropa untuk pemesanan hotel, termasuk airlines seperti Air France, Lutfansa, Qatar Airlines.
Namun pada 6 Maret 2009 atau tiga hari sebelum pemberangkatan, pihak FSKN membatalkan rencana perjalanan. "Padahal dalam kontrak pihak pertama (FSKN) harus mengganti biaya 100 persen jika pembatalan dilakukan seminggu sebelum perjalanan sebesar US$ 1.439.000," ujar Bram.
Kuasa hukum PT Maestro Wisatama Indonesia Dirupati Sinulingga mensomasi FSKN serta meminta membayar paling lambat 23 Maret 2009.
"Jika sampai tanggal yang dimaksud tidak ada tanggapan, maka kami akan melakukan upaya hukum," tegasnya.
Sementara itu, Ketua FSKN Ida Tjokorda Ngurah Jambe Pemecutan belum bisa dikonfirmasi.
(gds/ndr)










































