"Saya menyesalinya," kata pria Austria berusia 73 tahun itu kepada Hakim Andrea Humer seperti dilansir harian News.com.au, Jumat (20/3/2009).
"Baru kemarin saya menyadari bagaimana kejamnya saya pada Elisabeth," imbuh Fritzl.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fritzl divonis penjara seumur hidup atas sejumlah dakwaan termasuk pemerkosaan, perbudakan, dan pembunuhan. Selama 24 tahun dia telah menyekap putrinya, Elisabeth di ruang bawah tanah rumahnya. Selama itu pula, dia memperkosa Elisabeth berulang kali hingga membuahkan 7 anak hasil incest. Salah seorang anak meninggal tak lama setelah dilahirkan.
Elisabeth kini telah berusia 42 tahun. Dia sedang menulis buku sebagai bagian dari terapi pemulihannya.
Sedangkan Fritzl akan menghabiskan seluruh hidupnya di rumah sakit jiwa yang dijaga ketat sebagai ganjaran atas perbuatannya. Fritzl tidak dimasukkan ke penjara umum karena memiliki kejiwaan yang abnormal dan dianggap berbahaya bagi orang lain.
(ita/iy)











































