Seperti dilansir Reuters, Kamis (19/3/2009), sidang di Pengadilan Distrik Tel Aviv mendakwa Katsav melakukan pemerkosaan sebanyak 2 kali dan pada kesempatan yang lain menganiaya salah seorang stafnya ketika dia menjabat sebagai Menteri Pariwisata pada tahun 1996-1999.
Setelah dia menjabat sebagai Presiden Israel pada tahun 2000, dia menganiaya secara seksual dua karyawannya. Katsav juga didakwa menghalangi keadilan dan menyuap saksi setelah skandalnya diketahui publik pada tahun 2006.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Katsav bersikeras mengaku tidak bersalah dan menyatakan dirinya hanyalah korban konspirasi lawan politiknya dan media.
(sho/ape)










































