"Saya siap dikonfrontir di pengadilan," kata Rama usai jumpa pers di Ruang Fraksi PKS, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (19/3/2009).
Sebelumnya, Abdul Hadi Djamal mengatakan Rama Pratama tidak hanya menghadiri pertemuan Ritz Carlton, tetapi juga menjadi inisiator kenaikan dana stimulus dari Rp 10,2 menjadi Rp 12,2 triliun. Kenaikan 2 triliun itu, kata Abdul Hadi, diperuntukan untuk pimpinan dan anggota DPR, serta departemen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rawamangun, Jakarta Timur, bersama para kader PKS untuk membahas masalah kampanye. "Saksinya banyak," kata caleg PKS untuk dapil Jakarta Timur ini.
Terkait dengan sikap Abdul Hadi yang bisa menunjukkan bukti rekaman CCTV
kehadiran Rama di Ritz Carlton, Rama menyerahkan hal tersebut kepada proses hukum.
"Apakah kalau Pak Hadi ngotot punya bukti berarti dia yang benar? Akan terus kita ikuti dalam proses pengadilan," ujarnya.
"Saya siap mempertanggungjawabkan posisi saya bahwa saya tidak tahu tentang Ritz Carlton," tandasnya.
(lrn/anw)











































