panas disertai lumpur. Semburan itu muncul di sumur minyak milik Badan Operasi Bersama (BOB) PT Bumi Siak Pusako (BSP) bersama PT Pertamina.
Semburan lumpur menyerupai kasus lumpur Lapindo itu, berada di kawasan ladang minyak Pedada, di Desa Bandar Sungai, Kecamatan Sabak Auh, Siak. Setidaknya ada 3 sumur minyak yang saling berdekatan menyemburkan air panas disertai lumpur.
"Lumpur ini sudah menyembur sejak 2 hari yang lalu. Kami khawatir desa kami nantinya bernasib sama dengan masyarakat di Jawa Timur. Kami minta pemerintah segera mengambil langkah cepat mengatasi hal ini," kata Indra Hasan, salah seorang warga saat dihubungi detikcom, Kamis (19/03/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masyarakat sudah melaporkan ke pihak perusahaan atas munculnya semburan lumpur panas itu. Pihak perusahaan kemarin sudah turun ke lokasi sekaligus mencoba untuk memadamkan injeksi di sumur tersebut," kata Indra.
Menurut warga lainnya, Solihin, meski pihak perusahaan sudah dapat mengatasi semburan lumpur, namun air panas masih keluar dari ladang minyak tersebut.
Kini lokasi semburan sudah diberi garis polisi. Warga dilarang masuk ke lokasi semburan tersebut. Kendati demikian, ladang minyak itu kini menjadi tontonan warga setempat.
Sementara itu, Humas PT BSP belum bisa dimintai keteranga. Ponselnya tidak aktif.
(cha/nik)










































