"Kami menyadari pengetahuan masyarakat Indonesia akan tata cara memberikan bantuan medis darurat masih belum memadai. Untuk itu Medic One hadir di Indonesia," kata Direktur Medic One Indonesia Ronny W. Adhipurna.
Hal tersebut disampaikan Ronny saat soft Launching Medic One di Wisma Medic One, Jl Prapanca Raya No 6A, Jakarta, Kamis (19/3/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ronny menjelaskan, telepon emergency nantinya akan diproses oleh teknologi call center yang akan mengenali nomor-nomor telepon anggota. Data-data penting penelepon kemudian akan muncul dan pertolongan pun dapat dilaksanakan lebih cepat.
Ronny menambahkan, Medic One saat ini sudah dilengkapi dengan penyimpanan data rekam medis, tim paramedis motor dan ambulans. Selain itu Medic One juga membuka pelatihan yang tergabung dalam Komunitas Siaga Medis (KSM).
"Dengan keanggotaan dan pelatihan, kami bervisi akhir tahun 2011 ada 5.000 guru yang terlatih dalam memberikan bantuan medis darurat. Sehingga salah satu dari mereka bisa jadi penyelamat anda atau orang yang anda cintai," pungkasnya.
(nov/nik)











































